
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan obat-obatan agar tidak menyalahgunakan obat-obatan, maka TBM An Nur Palajau bekerja sama dengan Mahasiswa KKN Megarezky Makassar Posko 7 Arungkeke mengadakan penyuluhan kesehatan.
Penyuluhan dilaksanakan di ruang baca TBM An Nur Palajau pada Rabu, 14 Agustus 2024 pukul 13.00, yang diikuti oleh ibu-ibu anggota TBM An Nur. Hadir pula Pounder TBM An Nur Palajau, Sahabuddin, S.Pd dan Ketua TBM An Nur, Kaspianti Layu. Sebagai penyuluh adalah Billiam Antoni, Mahasiswa KKN Megarezky.
Dalam penyuluhan ini, Billiam sebagai Mahasiswa Farmasi menyampaikan materi seputar Dagusibu yaitu pengadaan obat, penggunaan obat, penyimpanan obat, dan pembuangan obat yang sudah tidak terpakai.
Billiam mengajak peserta untuk menerapkan prinsip dabudibu agar terhindar dari dampak negatid obat-obatan. Ada 4 prinsip dabusibu yang disampaikan Billiam, yaitu:
1. Dapatkan obat di tempat-tempat yang terpercaya, seperti apotik, toko obat, atau instalasi farmasi di rumah sakit. Jika membeli obat maka pastikan bahwa tempat tersebut telah memiliki izin. Hindarilah obat-obat palsu yang membahayakan kesehatan.
Baca juga: tbm-an-nur-palajau-jeneponto-mendapat-apresiasi-banpem-dari-kemendikbudristek-ri
2. Gunakan. Sebelum menggunakan obat, jangan lupa perhatikan isi dan penanda obat yang terdapat dalam kemasannya, antara lain nama dan industri pembuat obat, nama obat dan zat yang dikandungnya, efek samping, indikasi, batas daluwarsa, logo obat, dan nomor izin edar. Gunakanlah obat sesuai dengan aturan pakai yang tertera dalam kemasan atau anjuran dari dokter.
4. Buang obat yang sudah tidak terpakai antara lain dengan membuang semua label yang kemasan, hacurkan obat0obat seperti tablek, kapsul atau sejenisnya, dan buang obat yang berupa cairan.
Nampak masyarakat antusias mengikuti penyuluhan. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan dan dijawab langsung oleh Billiam dan dibantu oleh teman-teman mahasiswa lainnya. (Els@h).



