Jumat, 17 April 2026 | Gemaliterasi.Com

TBM An Nur Palajau Jeneponto Mendapat Apresiasi Banpem dari Kemendikbudristek RI

Senin, 12 Agustus 2024 547
Gemaliterasi.Com
Photo: Fadhil Elsah Anugerah
Bincang Literasi Bersama Guru-guru UPT SDN No. 3 Arungkeke

Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Status sebagai penyandang disabilitas, tidak menyurutkan semangat Sahabuddin (53 thn), seorang warga Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke untuk mengabdi bagi pembangunan daerahnya, antara lain melalui gerakan literasi dengan mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) dengan nama TBM An Nur Palajau. 

Walau kadang mendapat perlakukan diskriminatif dan sewenang-wenang dari orang-orang yang tidak mengerti literasi, namun Sahabuddin atau akrab disapa Daeng Ngella' tetap maju dengan kursi rodanya untuk mewujudkan visi dan misinya. Alhasil, setelah beberapa tahun berkiprah di dunia literasi, Sahabuddin dan TBM An Nur yang dibinanya telah memperoleh berbagai sertifikat penghargaan, mulai dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsifan (DPK) Jeneponto, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, sampai pada Perpustakaan Nasional. Keseriusannya dalam menggerakkan literasi masyarakat, membuat TBM An Nur Palajau masuk sebagai komunitas binaan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan. 

Tahun 2024 ini, TBM An Nur Palajau mendapat 2 apresiasi, yaitu Apresiasi Bantuan Buku Bermutu dari Perpustakaan Nasional, dan Apresiasi Banpem 2024 dari Kemendikbudristek RI melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Dari Perpustakaan Nasional RI, TBM An Nur Palajau akan memperoleh bantuan buku bacaan sebanyak 1.000 eksempar. Sedangkan Kemendikbusristek RI akan memperoleh sejumlah dana untuk melakukan kegiatan-kegiatan keliterasian di Kabupaten Jeneponto. 

TBM An Nur Palajau adalah satu-satunya taman baca di Jeneponto yang lolos mendapat Apresiasi Banpem dari Kemendikbudristek RI, dan satu-satunya Perpustakaan Desa binaannya yang telah berstandar nasional dengan Akreditasi B.

Selain aktif mengajak masyarakat membaca, TBM An Nur Palajau bekiprah pula dalam kegiatan budaya. Tahun 2022, TBM An Nur Palajau bersama pegiat budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto telah berjuang untuk mensertifikasi kuliter Gantalak Jarang sebagai budaya asli Jeneponto.  Tahun 2023 lalu, Pounder TBM An Nur Palajau mendapat kepercayaan dari Balai Bahasa Provinsi untuk merilis Film Dokumenter konten budaya Turatea, dan akhirnya mendapat Kartu Anggota dari Balai Belestarian Budaya Sulawesi Selatan sebagai Pegiat Budaya Sulawesi Selatan yang memiliki hak mengajukan bantuan pemerintah untuk pemajuan kebudayaan di Kabupaten Jeneponto. (G.Com). 

Bagikan:
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
Login