
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional telah menunjutkan komitmennya untuk meningkatkan literasi masyarakat Indonesia, antara lain dengan menggulirkan bantuan kepada pepustakaan desa/kelurahan dan komunitas literasi yang ada di desa-desa, melalui program Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Replika Mandiri, dan Bantuan Buku Bermutu.
Agar program bantuan ini tepat sasaran, maka Perpustakaan Nasional telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang nama-nama perpustakaan desa/kelurahan dan TBM yang mendapat Bantuan Buku Bermutu Tahun 2024 dan pada peringatan Hari Membaca Nasional, 17 Mei 2024 yang lalu, Perpustakaan Nasional telah mencanangkan Gerakan Literasi Desa.
Sebanyak 34 perpustakaan desa/kelurahan dan TBM di Kabupaten Jeneponto terdaftar dalam SK Penerima bantuan buku tersebut. Agar para pengelola perpustakaan dan TBM bisa mengelola buku dengan baik dan benar, maka Fasilitar Daerah TPBIS Dinas Perpustakaan dan Kearsifan Kabupaten Jeneponto, aktif melakukan pendampingan, antara lain yang dilakukan oleh ibu Risma adalah membuat grup TPBIS Jeneponto, selalu mengarahkan pengelola untuk mengikuti Bimtek TPBIS, selalu mengarahkan para pengelola untuk membuat akun dan menginput kegiatan dan data-data pada Sistem Informasi Manajemen Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (SIM-TPBIS). "Tabe kr teman² dr Desa/TBM yg lain ditunggu inputanx di SIM TPBIS, spy bs hijau jg KPI x spt TBM An Nur Desa Palajau" (28-6-2024).
TBM An Nur Palajau sebagai salah satu calon penerima Bantuan Buku Bermutu Tahun 2024 telah mempersiapkan diri menyambut kedatangan buku bantuan, antara lain telah membenahi Ruang Pustaka untuk mengisi rak buku bantuan, dan telah menginput seluruh data-data ke dalam SIM TPBIS priode Januari-Juni 2024. "Alhamdulillah KPI TBM An Nur Palajau telah menyalah hijau", ungkap Admin TBM An Nur. "Mari hijaukan SIM-TPBIS Jeneponto, paratei Turatea !", ajaknya. (Els@h).



