Jumat, 17 April 2026 | Gemaliterasi.Com

Perpustakaan An Nur Palajau Bertekad Pertahankan KPI 100

Selasa, 10 Maret 2026 258
Gemaliterasi.Com

Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Perpustakaan An Nur Palajau bertekad mempertahankan capaian KPI (Key Performance Indicator) 100 sebagai perpustakaan desa yang menjadi mitra Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

KPI merupakan indikator kinerja pengelola perpustakaan yang diukur melalui data yang diinput oleh pengelola perpustakaan dalam aplikasi Sistem Informasi Manajemen Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (SIM-TPBIS) yang disiapkan oleh Perpustakaan Nasional. Penilaian tersebut mencakup lima komponen utama, yaitu peningkatan layanan informasi, pelibatan masyarakat, advokasi, publikasi, dan jumlah pengunjung perpustakaan.

Admin SIM Perpustakaan An Nur, Kaspianti, mengungkapkan rasa syukurnya karena hingga memasuki Maret 2026, Perpustakaan An Nur yang berada di Desa Palajau masih mampu mempertahankan nilai KPI 100.

Insyaa Allah, kami akan terus berusaha mempertahankan KPI ini dengan tetap aktif melaksanakan kegiatan literasi dan menginput data kegiatan secara rutin di SIM TPBIS,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2024, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada Perpustakaan An Nur atas capaian KPI 100 tersebut berupa Tugu Titik Baca senilai sekitar Rp130 juta.

Tugu Titik Baca merupakan sarana perpustakaan digital yang menyediakan berbagai layanan informasi seperti ebook, video edukasi, berita media online, game edukasi, serta radio FM. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan akses Wi-Fi gratis, dengan kuota data yang didukung oleh Perpustakaan Nasional.

Sementara itu, Fasilitator Daerah TPBIS Jeneponto, Risma, terus mendorong para pengelola perpustakaan desa dan kelurahan yang menjadi mitra Perpusnas untuk aktif mengisi data kegiatan di SIM TPBIS.

Menurutnya, pengisian data secara rutin sangat penting karena nilai KPI perpustakaan dipantau langsung oleh Perpustakaan Nasional. “Tabe’ untuk teman-teman yang KPI-nya masih merah. Terima kasih untuk Desa Palajau yang tetap konsisten mempertahankan nilai 100. Bagi yang masih merah, mohon setiap bulan menginput data di SIM karena dipantau langsung oleh Perpusnas,” ujarnya.

Dengan konsistensi tersebut, Perpustakaan An Nur Palajau diharapkan terus menjadi contoh bagi perpustakaan desa lainnya dalam mengembangkan layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial serta menggerakkan literasi masyarakat di Kabupaten Jeneponto. (Els@h). 

Bagikan:
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
Login