Jumat, 17 April 2026 | Gemaliterasi.Com

Lokakarya TBM An Nur Palajau Hasilkan 11 Video Dokumenter Budaya Turatea untuk Masyarakat Jeneponto

Selasa, 19 Agustus 2025 799
Gemaliterasi.Com
Peserta Lokakarya Giditalisasi Obyek Pemajuan Kebudayaan di TBM An Nur Palajau

Jeneponto-Gemaliterasi.Com. TBM An Nur Palajau adalah salah satu komunitas penggerak literasi yang berbasis budaya. Keaktifannya dalam kegiatan pemajuan kebudayaan di Kabupaten Jeneponto membuat komunitas ini mendapat kepercayaan dari Kementerian Kebudayaan RI melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX untuk menyelenggarakan Lokakarya Digitalilasi Obyek Pemajuan Kebudayaan dengan Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025.

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/268/tbm-an-nur-palajau-ajak-kepala-balai-pelestarian-kebudayaan-wilayah-nikmati-gantalak-jarang-di-pasar-tolo

Lokakarya Digitalisasi Obyek Pemajuan Kebudayaan menurut Pounder TBM An Nur, Sahabuddin, S.Pd bertujuan untuk menciptakan generasi milenial yang peduli pada pemajuan kebudayaan daerahnya melalui kegiatan dokumentasi dan publikasi obyek budaya daerah melalui perangkat digital. Hasil yang diharapkan dari lokakarya ini adalah peserta mampu membuat Skrip dan Stroyline, dan membuat video berbasis obyek pemajuan kebudayaan, dan mempublikasikannya di media sosial yang dimilikinya.

Lokakarya Digitalisasi Obyek Pemajuan Kebudayaan berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 1-3 Agustus 2025 di TBM An Nur Palajau. Untuk pengambilan data sebagai bahan pembuatan video maka peserta dengan Bus Dinas Perhubungan Jeneponto di antar ke 3 obyek budaya di Kecamatan Kelara, yaitu rumah adat Ballak Kambarak di Kelurahan Tolo, kuliner tradisional Gantalak Jarang di Pasar Tolo, dan pengrajin tradisional Attannung Tope di Tolotoa, Kelurahan Tolo Timur.

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/270/dosen-isbi-sulsel-menjadi-narasumber-kegiatan-lokakarya-digitalisasi-obyek-pemajuan-kebudayaan-di-tbm-an-nur-palajau-jeneponto

Dengan bimbingan dosen dari Institut Seni Budaya Sulawesi Selatan dan konten creator mahasiswa dan alumni Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, para peserta membuat Skrip dan Storyliner, dan mengedit video menjadi video dokumenter budaya yang siap dipublikasikan di media sosial, baik facebook, youtobe, atau istagram peserta.

Sebanyak 11 video konten budaya Turatea yang dihasilkan dari lokakarya ini, yaitu 3 video bergenre rumah adat Ballak Kambarak, 4 video bergenre kuliner Gantalak Jarang, dan 4 video bergenre kerajinan tradisional Attannung Tope. Video-video ini rencananya akan diserahkan oleh TBM An Nur kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dan Dinas Komunikasi dan Informasi pada kegiatan Apresiasi Literasi yang digelar oleh TBM An Nur Palajau bersama mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas pada tanggal 11 Agustus 2025.

“Melalui video-video dokumenter budaya ini, TBM An Nur Palajau menunjutkan kepeduliannya dalam pemajuan kebudayaan kebudayaan Kabupaten Jeneponto melalui dokumentasi dan publikasi di perangkat digital, serta mengajak generasi untuk peduli pada pemajuan kebudayaan daerah.”, ungkap Sahabuddin, pounder TBM An Nur Palajau-Jeneponto. “Harapan kami, dengan menitip video-video dokumenter budaya di 3 instansi tersebut,  video-video tersebut bisa tersimpang dan tersebar luas ke masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan, dan menunjutkan pada dunia bahwa Kabupaten Jeneponto kaya dengan budaya.”, imbuhnya.

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/269/tbm-an-nur-palajau-usai-menggelar-lokakarya-digitalisasi-obyek-pemajuan-kebudayaan-fasilitasi-pemajuan-kebudayaan-tahun-2025

Pounder penerima Nugra Jasa Dharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional ini mengajak masyarakat Jeneponto yang sempat menonton kesebelas video konten budaya Turatea ini dan menshare melalui media sosialnya sehingga bisa meluas ke masyarakat. Dan mengajak pula untuk peduli pada pemajuan kebudyaan daerah melalui pembiasaan membuat video konten budaya lokal lalu mempublikasikannya di media sosial. (Els@h). 

Bagikan:
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
Login