Jumat, 17 April 2026 | Gemaliterasi.Com

Galang Dana Operasional, TBM An Nur Aktifkan Literasi Finansial di Bulan Ramadhan

Sabtu, 8 Maret 2025 601
Gemaliterasi.Com
Elsah
Sajian buka puasa Ramadhan di TBM An Nur Jeneponto
  • Jeneponto-Gemaliterasi.Com. TBM An Nur adalah salah satu komunitas penggerak di Kabupaten Jeneponto yang aktif mengkampanyekan dan menggerakkan pembudayaan kegemaran membaca di Kabupaten Jeneponto, dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) Kabupaten Jeneponto yang sampai sekarang masing tergolong rendah.

Dirasakannya bahwa mengelola komunitas penggerak literasi bukanlah perkara yang muda, melainkan perkara yang berat, karena membutuhkan kerja keras dan pengorbanan, antara lain kerja keras untuk mendapatkan dana operasional, karena tanpa dana operasional komunitas tidak akan bisa bertahan lama, dan tidak menarik dikunjungi oleh masyarakat.

Salah satu upaya TBM An Nur Jeneponto untuk mendapatkan dana operasional adalah melakukan advokasi dengan pemerintah desa agar kiranya diberi sesuap alokasi dana desa. Gagal dengan cara ini, akhirkan TBM An Nur Jeneponto memutuskan untuk menjalankan literasi finansial melalui Kedai TBM.

Kedai TBM An Nur telah beroperasi sejak September 2020 dan telah banyak membantu TBM An Nur untuk bertahan hidup. Literasi finansial membelajarkan anggota TBM terutama ibu-ibu mengelola usaha untuk mendapatkan pendapatan tambahan buat keluarga. Literasi Finansial melakukan usaha menjual bakso sapi bungkus, Es Teler Kepona, Pop Ice, farfum, buku konten budaya lokal, dan novel.

“Khusus di Bulan Ramadhan ini, kami mengaktifkan dengan menambah jenis jualan, tentunya berupa sajian buka puasa”, ungkap Sahabuddin, pounder TBM An Nur Jeneponto (8/3-2025). Berapa jenis jualan di Bulan Ramadhan, yaitu jenis lauk: ayam bakar, ikan bakar, ayam skripsi, bakso sapi, dan ikan pepes; jenis sayur jadi: sayur nangka, tutu, dan sayur kacang-kacangan; dan jenis lainnya: es kepona, es teler sultan, pisang ijo, dan goreng-gorengan.

“Kegiatan literasi finansial melibatkan 9 orang ibu-ibu anggota TBM yang kami bagi dalam 3 kelompok, yaitu kelompok 1 menjual jenis lauk; kelompok 2 menjual jenis sayur jadi; dan kelompok 3 menjual jenis lainnya”, sambungnya. Sejak pagi kelompok kegiatan literasi finansial mulai sibuk bekerja mempersiapkan jualan dan disajikan pada pukul 15.00 sampai 18.20.

“Alhamdulillah, walau usaha kecil, tetapi memberi 2 manfaat, yaitu membelajarkan literasi finansial, menghibur, dan menambah dana operasional TBM, ya minimal ada pembeli bensin buat kendaraan operasional Pustaka Keliling”, tambahnya. Pounder TBM An Nur selalu berharap agar Pemerintah Desa Palajau ikut membantu operasional TBM An Nur, karena TBM An Nur bukanlah organisasi pencari laba, melainkan organisasi nirlaba yang semata-mata bekerja untuk membangun daya literasi masyarakat Jeneponto, khusus Desa Palajau. (Els@h).

 

Bagikan:
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
Login